Setelah bel istirahat pun berbunyi kendi dan novi pergi ke kantin, di
tengah tengah asiknya mengobrol farhan pun datang menghapiri mereka
berdua.
“hai boleh gabung gak?” sapa farhan
“boleh” jawab novi
Sambil duduk di samping kendi farhan berkata “boleh gak aku tahu nama kalian?”
“oh iya sampe lupa kenalan, aku novi”
“dan aku kendi”
“nama kalian pada cantik cantik kaya orangnya.
Semenjak perkenalan itu farhan semakin dekat dengan mereka berdua apalagi dengan novi. Pada suatu kesempatan farhan menyatakan cinta pada novi.
“nov, aku cinta sama kamu mau gak kamu jadi pacar aku?” kata farha sambil meraih tangan nov
“mau” jawab novi dengan singkat.
Dan disaat itu juga kendi mulai menyimpan perasaan pada farhan. Hingga di suatu kesempataan disaat novi ingin menceritakan ini semua kendi bercerita terlebih dahulu tentang perasaannya pada farhan.
“novi kamu tau gak” kata kendi memulai pembicaraan
“gak tau” jawab novi
“makanya biar kamu tahu aku mau ngasih tau sama kamu”
“ngasih tau apa?”
“ngasih tau tentang perasaan aku sama farhan”
Novi kaget mendengar kata kata itu dan tiba tiba dia diam.
“novi kamu kok diem? Kenapa?” kata kendi merusak lamunan novi
“gak kok aku baik baik saja. Kamu bener suka sama dia?” tanya novi
“banget lah nov”
Setelah mendengar perkataan kendi, novi menjadi merasa bersalah karena telah berpacaran dengan orang yang dicintai sahabatnya. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk putus dengan farhan.
“farhan aku pikir kita lebih baik putus”
“kenapa? Apa kamu udah gak cinta lagi sama aku?” jawab farhan keheranan
“kendi, han”
“ada apa dengan kendi?”
“kendi mencintai kamu” jawab novi sambil menangis
“lalu apa hubungan dengan kita”
“farhan apa kamu cinta sama aku?” tanya novi sambil kedua memegang tangan farhan.
“cinta”
“kamu sayang gak sama aku?” tanya novi lagi
“sayang lah, memangnya kenapa sih?”
“aku ada satu permintaan sama kamu apakah kamu mau menuruti permintaanku?” pinta novi
“apapun akan ku lakukan demi kamu”
“aku mau kamu jadian sama kendi”
“apa, nggak ya aku. Nanti gimana dengan kamu?”
“ayo dong demi aku” novi memohon
“demi kamu?”
“ya demi aku. Kamu mau kan?”
“oke aku mau. Jadi kita hari ini resmi putus?”
“ya begitu lah”
Sejak saat itu juga farhan dan novi putus, dan farhan mulai membina hubungan dengan kendi semakin hari mereka semakin mesra dan semakin membuat novi cemburu. Hingga pada suatu hari mereka bertiga pulang bersama dengan berjalan kaki novi melihat betapa mesranya mereka berdua
“aku senang melihat kamu bahagia ken, aku rela sakit hati asalkan kamu bahagia. Dan biarkan aku yang menyimpan kecemburuan ku terhadapmu karena kebahagiaanmu kebahagiaanku juga. Sahabat.” kata novi di dalam hati.
Selesai
“hai boleh gabung gak?” sapa farhan
“boleh” jawab novi
Sambil duduk di samping kendi farhan berkata “boleh gak aku tahu nama kalian?”
“oh iya sampe lupa kenalan, aku novi”
“dan aku kendi”
“nama kalian pada cantik cantik kaya orangnya.
Semenjak perkenalan itu farhan semakin dekat dengan mereka berdua apalagi dengan novi. Pada suatu kesempatan farhan menyatakan cinta pada novi.
“nov, aku cinta sama kamu mau gak kamu jadi pacar aku?” kata farha sambil meraih tangan nov
“mau” jawab novi dengan singkat.
Dan disaat itu juga kendi mulai menyimpan perasaan pada farhan. Hingga di suatu kesempataan disaat novi ingin menceritakan ini semua kendi bercerita terlebih dahulu tentang perasaannya pada farhan.
“novi kamu tau gak” kata kendi memulai pembicaraan
“gak tau” jawab novi
“makanya biar kamu tahu aku mau ngasih tau sama kamu”
“ngasih tau apa?”
“ngasih tau tentang perasaan aku sama farhan”
Novi kaget mendengar kata kata itu dan tiba tiba dia diam.
“novi kamu kok diem? Kenapa?” kata kendi merusak lamunan novi
“gak kok aku baik baik saja. Kamu bener suka sama dia?” tanya novi
“banget lah nov”
Setelah mendengar perkataan kendi, novi menjadi merasa bersalah karena telah berpacaran dengan orang yang dicintai sahabatnya. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk putus dengan farhan.
“farhan aku pikir kita lebih baik putus”
“kenapa? Apa kamu udah gak cinta lagi sama aku?” jawab farhan keheranan
“kendi, han”
“ada apa dengan kendi?”
“kendi mencintai kamu” jawab novi sambil menangis
“lalu apa hubungan dengan kita”
“farhan apa kamu cinta sama aku?” tanya novi sambil kedua memegang tangan farhan.
“cinta”
“kamu sayang gak sama aku?” tanya novi lagi
“sayang lah, memangnya kenapa sih?”
“aku ada satu permintaan sama kamu apakah kamu mau menuruti permintaanku?” pinta novi
“apapun akan ku lakukan demi kamu”
“aku mau kamu jadian sama kendi”
“apa, nggak ya aku. Nanti gimana dengan kamu?”
“ayo dong demi aku” novi memohon
“demi kamu?”
“ya demi aku. Kamu mau kan?”
“oke aku mau. Jadi kita hari ini resmi putus?”
“ya begitu lah”
Sejak saat itu juga farhan dan novi putus, dan farhan mulai membina hubungan dengan kendi semakin hari mereka semakin mesra dan semakin membuat novi cemburu. Hingga pada suatu hari mereka bertiga pulang bersama dengan berjalan kaki novi melihat betapa mesranya mereka berdua
“aku senang melihat kamu bahagia ken, aku rela sakit hati asalkan kamu bahagia. Dan biarkan aku yang menyimpan kecemburuan ku terhadapmu karena kebahagiaanmu kebahagiaanku juga. Sahabat.” kata novi di dalam hati.
Selesai
0 Komentar untuk "Demi Sahabat Kutinggalkan Kekasihku"