Juragan Cerpen

Baru belajar bikin blog jadi komentar yang kalau ada yang salah.Tapi,dengan alasannya yah teman...

ketulusan kasih



ketulusan kasih--Ketika impian yang slalu di khayalkan tak semudah kita kan gapai
dan segampang membalikkan kedua telapak tangan. Ketika impian itu kan dihalangi dengan keraguan, putus asa, dan cinta.  Tapi INGATlah di setiap impian itu tumbuhkan rasa percaya diri dan PANTANG MENYERAH.. Genggam impian itu dan berlarilah buktikan bahwa impianmu tlah kau gapai dalam genggaman mu itu, itulah prinsip seorang gadis polos ia bernama Uchi. Ia berharap impian yang ia harapkan jadi kenyataan, Uchi pun berusaha terus dengan giat belajar tapi setelah masuk keremajaan Uchi tak begitu rajin lagi tapi ia hanya menuangkan waktu bersama teman temannya yang bernama dian,lisa, nurul dan via.                                                                          
                  Ketika uchi meranjak di usia 16 tahunnya, ia tlah mengalami jatuh cinta tapi ia tak begitu tau  CINTA itu apa. Ia mencoba memendam rasa suka pada seorang lelaki bernama Indra, Indra yang orangnya slalu  mengejek Uchi yang membuat Uchi benci padanya karna sikap menjengkelkannya tapi rasa benci itu menjadi rasa CINTA.     

                   Tak begitu lama Uchi tak lagi menemukan sosok Indra yang tiap kali mengejeknya. ia mencoba ke perpustakaan di mana Uchi slalu bertemu dengan Indra si bawel menurut Uchi, begitu lama Uchi duduk sambil membaca buku favoritnya Indra dan tak sabar lagi ingin mengungkapkan perasaan yang slalu menyiksanya walau Uchi tak peduli lagi mau Indra suka atau tidak suka perasaan Uchi sekarang. Bel istirahat pun berbunyi tanda pembelajaran yang lain sudah ingin di masuk ki tapi ia ta tak melihat Indra seharian ini.                                                                                             
                 Dengan wajah kecewa ia menundukkan wajahnya menuju kelas “Kemana dirimu yang slalu membuat ku jengkel dan tersenyum” ucap dalam hati Uchi. Waktu di kelas Uchi hanya melamun dan tak konsentrasi dengan pelajarah yang sedang ber langsung  di fikirannya ia ingin tau ada apa dengan Indra  yang seharian tak dilihatnya. Bel pulang pun berbunyi tanda waktunya pulang, Uchi pun pulang dengan teman dekatnya yaitu Via. Via heran dengan sikap Uchi hari ini, Via pun mencoba menanyakan sikap Uchi. “Uchi kamu kenapa cemberut begitu” ucap Via. “Aku tak gak kenapa kenapa kok Uchi” ucap Uchi, gak kenapa kenapa tapi kenapa cemberut begitu sih  ? kalau kamu punya masalah cerita aja aku siap kok dengar curhat kamu(tersenyum) Ucap Via. “(senyum)ia sih sebenarnya aku bingung nih Via seharian ini aku gak ketemu sama Indra(cemberut)” ucap Uchi.
                 “Oh!! Itu masalahnya kamu cemberut, tapi hm, tumben kamu nyariin Indra(mengejek)” ucap Via,” Ih, apaan sih bukan gitu aku Cuma heran gak ngeliat Indra seharian ini biasanya kan dari jarak jauh saja suaranya udah bawel dan nyeselin lagi”.  “Jhahahahahaa, tapi Indra ngenganin yah? Buat kamu Uchi? ucap Via,” Mmmm tau ah , tapi kamu tau gak seharian ini Indra gak ada??” ucap Uchi .  “yah aku juga gak tau tuh tapi entar aku tanyakan pada Dika ucap Via. Dika siapa?? Ucap Uchi dengan penasaran.  Dika itu sahabatnya Indra?!!, kok kamu tau sih tentang Indra??. “Jhahahahahahaa, satu sekolah pun tau kali Uchi tentang Indra apalagi sahabatnya Dika kan aku berteman di facebook” ucap Via. Oh?!! Ucap Uchi
                Tak lama di tengah perjalanan Uchi dan Via berpisah. rumah Uchi lumayan jauh dari sekolah  jadi biasanya pulang sendirian. Di saat Uchi menuju ke sebuah pohon, ia menulis kan sebuah kata “I LOVE YOU Indra” tak lama Uchi menuliskan kata itu, dari belakang ada yang menutup mata Uchi tak tau itu siapa. Ih , siapa yah?? Jangan macam macam deh, awas kalau aku tau bakal ku hajar kamu. Tiba tiba aku lepas tangannya yang menutup mataku dan aku berbalik ke dia tak ku sangka dia adalah Indra. Uchi pun tersipu malu dan mencoba menyembunyikan apa yang dia tulis tadi. Eeh, apaan sih kamu nutup mataku tadi?? Ucap Uchi,” gak kok aku cuman mau ngerjain kamu?!!, tapi apaan sih yang kamu smbunyikan itu coba aku liat(penasaran)” ucap Indra.” Gak ada apa apa kok” Ucap Uchi. Liat donk kalau memang gak ada apa apa ucap Indra(mencoba melihat kata kata yang di tulis kan Uchi). Karna segitu penasarannya Indra, Uchi pun jatuh akibat Indra mondorongnya dan Indra pun kaget melihatnya kata kata yang di tuliskan Uchi.
               Sedangkan Uchi yang jatuh akibat Indra itu dia menangis karna kakinya luka dan Uchi pun mengatakan kepada Indra “Maaf jika aku mempunyai perasaan ini padamu dan jujur aku tak sanggup menyimpan perasaan ini yang slalu menyiksa ku tak peduli kamu apa apa jawabanmu setelah kamu mengetahui ini yang penting aku sudah lega mengungkapkannya. Indra pun terdiam dan tak tau kalau Uchi segitunya dengan dia, Indra pun mencoba membantu Uchi yang jatuh akibat terdorong tadi. “ sebenarnya aku juga cinta padamu dan terlalu sayang padamu, mendengarkan ucapan itu Uchi menangis karna ia terlalu jauh dengan kehidupan cintanya. Ia ingat bahwa dia tak yakin dengan keadaan nyatanya yang suram yang tak mungkin Indra dapat bersamanya. Membawakannya saja sudah membuat kita banjir air mata.
              Di dalam renungan kesedihan Uchi, Indra mencoba menghapus air mata Uchi dengan rasa sayangnya, tak  sadar mereka tlah terjalin cinta tapi Indra belum tau penyakit yang di derita Uchi bahkan dokter pribadi Uchi pun berusaha mengetahui penyakitnya, itulah sebabnya Uchi slalu menyendiri dan menangis. Tapi setelah Indra slalu membuat jengkel Uchi, Uchi pun dapat tersenyum lagi dengan tingkah lakunya walau ia kadang benci tapi benci itu sekarang jadi cinta.
            Kebersamaan mereka hari demi hari kian dekat bahkan waktu Uchi lupa minum obatnya karna ia tak  ingin tegantung dengan bantuan obat obat itu tapi Indra begitu sayang pada Uchi ia takut terjadi sesuatu pada Uchi. Indra pun pulang ke rumah Uchi mengambil obat itu walau ia harus bolos di pelajaran sebelumnya demi mengambil Obat Uchi. Indra begitu sayang sangat malahan pada Uchi, dengan kelakuannya itu Indra sering di marahi oleh guru bahkan di beri hukuman tapi Indra tak peduli mau di hukum, di marahi itu gak mempengaruhi dan mengurangi rasa sayangnya kepada Uchi.
             Hubungan mereka memang sudah di restui oleh orang tua, tapi tak segitu gampang menjalin cinta mereka karna cinta itu pasti ada masalahnya dan tak segampang ia fikirkan pasti kan mengalami berbagai hal begitu juga persahabatan Uchi dan Via ternyata Via menyukai Indra kekasih sahabatnya. Ia tak ingin hubungan Indra dan Uchi slalu menjadi panutan pasangan yang romantis dan bahagia, ia mencoba menusuknya dari belakang.
           Suatu saat Via mencoba mencelakaan Uchi dengan menyiram zat berbahaya kepada Uchi dengan tak sengaja tapi untung Uchi tak apa apa, malah Via sendiri hampir celaka akibat tindakannya sendiri. Tapi itu tidak membuatnya kapok malah sewaktu di WC Via mencoba mengunci Uchi dalam keadaan itu Uchi juga mengidap penyakit Asma, tiba tiba Asma Uchi kambuh tak lama Uchi terjatuh di lantai tak sadarkan diri. Di keadaan lain Indra mencari cari Uchi tapi tak ia temui, hampir seluruh sekolah ia kelilingi untuk mencari Uchi tapi sama saja Indra belum ketemu Uchi, perasaan yang tak begitu baik yang di alami Indra.
          Seorang OB masuk ke WC wanita untuk  membersihkannya tapi saat masuk ke Wc OB itu heran karna pintu WC itu terkunci di luar, setelah berusaha membukanya pintu itu pun terbuka dan begitu herannya OB itu melihat Uchi pingsan di lantai, OB itu keluar meminta bantuan kepada siswa lain tiba tiba Indra datang dan menanyakan ada apa OB itu begitu panik tak ingin banyak bicara di tariknya Indra masuk ke WC. Setelah indra melihat Uchi di dorongnya OB itu di depannya ke sebuah Ember dan terjatuhlah kepala OB itu ke Ember karna begitu kagetnya Indra melihat Uchi dgn keadaan pingsan di lantai  Indra langsung menolong Uchi dan membawanya ke UKS.
        Begitu khwatirnya Indra dengan keadaan Uchi yang lemah ta berdaya sudah setengah jam Uchi tak sadarkan diri denyut nadinya pun lemah, melihat Uchi dengan keadaan itu Indra melarikan Uchi ke Rumah Sakit. Di atas tempat tidur Uchi terbaring lemah dan mencoba melawan kritis yang di jalaninya di sebelah Uchi, Indra duduk dengan memengang tangan Uchi, Indra berkata “Ku mohon bangunlah(menangis), aku kan menemani mu sampai kapan pun dan merawat mu selamanya tapi ku mohon bangunlah sayang(menangis)”.
           Tiba tiba Indra merasa pundaknya di pegang dari belakang, Indra pun menoleh ternyata Via(sahabatnya Uchi). “Oh sejak kapan kita  datang” ucap Indra, “baru saja kok dan aku bawa buah buahan buat Uchi dan bawa juga makanan buat kita soalnya aku dengar dengar dari orang tua kita, begitu juga dengan katanya Dika berapa hari ini kita gak makan makan jadi aku bawa kan kita makanan” ucap Via, “Oh makasih yah tapi gak usah repot repot bawa makanan segala ucap Indra”, gak apa apa kok ini gak ngerepot kan sama sekali(tersenyum), oh ia bagaimana dengan keadaan Uchi sekarang??? Ucap Via.
           Keadaan yang tak ada perubahannya aku tak tau harus apa lagi(menunduk sedih) ucap Indra, jangan sedih begitu Indra kamu harus bangkit masa sih cowok gagah dan terkeren di sekolah cuman cewek polos dan penyakitan yang kamu sayang dan cintai, coba lihat di sekitar mu ada seseorang yang begitu mencintaimu dia rela ngelakuin apapun buat kamu ucap Via,” apa maksud kamu bilang Uchi begitu memang Uchi polos karna dari kepolosannya itulah membuat aku sayang dan aku cinta pada Uchi, dia menerima kekurangan ku karna  Aku tak butuh seseorang sempurna mendampingiku tapi aku butuh seseorang yang membuat hidup ku sempurna.” ucap Indra. dan di situlah Via makin suka kepada Indra tapi Indra tak tau kalau Via sangat mencintai dirinya.
            Berbulan bulan Indra menemani Uchi yang Entah keadaan yang tak begitu menentu antara mati dan hidup yang di alami uchi sekarang. Dan begitu juga Rasa cinta Indra seakan goyah dengan keadaan ini yang membuat dirinya tega selingkuh dengan Via sahabat pacarnya sendiri, tak tau dalam keadaan apa ARWAH Uchi keluar dari tubuhnya dan melihat hubungan kekasihnya sendiri Indra selingkuh dengan sahabatnya, ingin rasanya Uchi menangis di dalam rasa sakit yang di rasa kan sekarang tapi rasa sakit itu tak mampu menghilangkan rasa sayang dan cintanya Uchi yakin bahwa perasaannya ini hanya ujian di dalam hubungannya. Tiba tiba ARWAH Uchi kembali kepada tubuhnya dan tak sengaja Indra melihat Air mata Uchi terjatuh, dengan spontan Indra langsung meninggal kan Via dan langsung lari menuju Uchi lalu menggenggam tangannya, tak lama Uchi sadar dan begitu kagetnya Indra melihat Uchi yang memengang tangannya.
             Tak sepatah kata pun Indra mampu mangatakan kata kata yang keluar dari mulutnya, Uchi hanya mengatakan sesuatu kepada Indra “ Aku tak peduli berapa persen pun kita selingkuh dari belakangku, Aku tetap sayang dan cinta padamu “. Ucap Uchi. Begitu kagetnya Indra setelah Uchi tau kalau dirinya tlah selingkuh dengan Via. Hanya satu jam permintaan Uchi mengatakan perasaannya itu, tiba tiba Indra tak sadar kan diri setelah Uchi mengucapkan rasa sayang dan cintanya kepada Indra. Uchi pun meninggal betapa terpukulnya Indra melihat Uchi tlah meninggalkan dirinya untuk selamanya. Indra hanya dapat menangis dan memeluk diri Uchi, dan begitu merasa bersalahnya ia tlah selingkuhi Uchi dengan sahabat kekasihnya.
           Hari demi hari Indra begitu tak seceriah, happy dan sebawel dulu, difikiran Indra hanya Uchi dan Uchi. Ia ingin hidup bersama Uchi walau harus melewati nyawa sendiri. Di Hari jadiannya yang jatuh pada hari ini Indra ketempat Istimewa baginya karna tempat itu adalah KENANGAN TERINDAH bersama Uchi. Indra tertidur dalam bangku di taman itu dan ia tak tau jika di sampingnya ada ARWAH Uchi. Indra hanya pikir bahwa itu hanya hayalannya tapi ia tersadar bahwa itu benar benar Uchi, Indra langsung menangis dan mengatakan kepada Uchi”Ku mohon bawahlah aku bersama mu, karna Aku tak sanggup hidup tanpa mu. “ Aku hanya masa lalu mu, Aku hanya kenanganmu tapi Ingat Aku tak jauh darimu karna Aku slalu ada di Sini(nunjuk hati Indra), disini aku kan Hidup bersamamu SELAMANYA…
        Dan disitulah Indra merasa kagum tlah memiliki kekasih yang begitu sempurna di hidupnya. “Makasih ya ALLAH tlah menghadirkan ia walau hanya tinggal di ingatan ku dan di hatiku dan berikanlah dia keindahan surgamu dan jadikanlah cinta kami abadi karna mu… 

pengarang : sulfa uchy
 https://www.facebook.com/sulfa.heartyou?fref=ts
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "ketulusan kasih"

Terima Kasih Sudah Berkomentar
 
Template By. Kunci Dunia
Back To Top