ke
dan
segampang membalikkan kedua telapak tangan. Ketika impian itu kan dihalangi
dengan keraguan, putus asa, dan cinta.
Tapi INGATlah di setiap impian itu tumbuhkan rasa percaya diri dan
PANTANG MENYERAH.. Genggam impian itu dan berlarilah buktikan bahwa impianmu
tlah kau gapai dalam genggaman mu itu, itulah prinsip seorang gadis polos ia
bernama Uchi. Ia berharap impian yang ia harapkan jadi kenyataan, Uchi pun
berusaha terus dengan giat belajar tapi setelah masuk keremajaan Uchi tak
begitu rajin lagi tapi ia hanya menuangkan waktu bersama teman temannya yang
bernama dian,lisa, nurul dan via.
Ketika uchi meranjak di usia 16 tahunnya, ia
tlah mengalami jatuh cinta tapi ia tak begitu tau CINTA itu apa. Ia mencoba memendam rasa suka
pada seorang lelaki bernama Indra, Indra yang orangnya slalu mengejek Uchi yang membuat Uchi benci padanya
karna sikap menjengkelkannya tapi rasa benci itu menjadi rasa CINTA.
Tak begitu lama Uchi tak lagi menemukan sosok Indra yang tiap kali mengejeknya. ia mencoba ke perpustakaan di mana Uchi slalu bertemu dengan Indra si bawel menurut Uchi, begitu lama Uchi duduk sambil membaca buku favoritnya Indra dan tak sabar lagi ingin mengungkapkan perasaan yang slalu menyiksanya walau Uchi tak peduli lagi mau Indra suka atau tidak suka perasaan Uchi sekarang. Bel istirahat pun berbunyi tanda pembelajaran yang lain sudah ingin di masuk ki tapi ia ta tak melihat Indra seharian ini.
Tak begitu lama Uchi tak lagi menemukan sosok Indra yang tiap kali mengejeknya. ia mencoba ke perpustakaan di mana Uchi slalu bertemu dengan Indra si bawel menurut Uchi, begitu lama Uchi duduk sambil membaca buku favoritnya Indra dan tak sabar lagi ingin mengungkapkan perasaan yang slalu menyiksanya walau Uchi tak peduli lagi mau Indra suka atau tidak suka perasaan Uchi sekarang. Bel istirahat pun berbunyi tanda pembelajaran yang lain sudah ingin di masuk ki tapi ia ta tak melihat Indra seharian ini.
Dengan wajah kecewa ia
menundukkan wajahnya menuju kelas “Kemana dirimu yang slalu membuat ku jengkel
dan tersenyum” ucap dalam hati Uchi. Waktu di kelas Uchi hanya melamun dan tak
konsentrasi dengan pelajarah yang sedang ber langsung di fikirannya ia ingin tau ada apa dengan
Indra yang seharian tak dilihatnya. Bel
pulang pun berbunyi tanda waktunya pulang, Uchi pun pulang dengan teman
dekatnya yaitu Via. Via heran dengan sikap Uchi hari ini, Via pun mencoba
menanyakan sikap Uchi. “Uchi kamu kenapa cemberut begitu” ucap Via. “Aku tak
gak kenapa kenapa kok Uchi” ucap Uchi, gak kenapa kenapa tapi kenapa cemberut
begitu sih ? kalau kamu punya masalah
cerita aja aku siap kok dengar curhat kamu(tersenyum) Ucap Via. “(senyum)ia sih
sebenarnya aku bingung nih Via seharian ini aku gak ketemu sama Indra(cemberut)”
ucap Uchi.
“Oh!! Itu masalahnya kamu
cemberut, tapi hm, tumben kamu nyariin Indra(mengejek)” ucap Via,” Ih, apaan
sih bukan gitu aku Cuma heran gak ngeliat Indra seharian ini biasanya kan dari
jarak jauh saja suaranya udah bawel dan nyeselin lagi”. “Jhahahahahaa, tapi Indra ngenganin yah? Buat
kamu Uchi? ucap Via,” Mmmm tau ah , tapi kamu tau gak seharian ini Indra gak
ada??” ucap Uchi . “yah aku juga gak tau
tuh tapi entar aku tanyakan pada Dika ucap Via. Dika siapa?? Ucap Uchi dengan
penasaran. Dika itu sahabatnya Indra?!!,
kok kamu tau sih tentang Indra??. “Jhahahahahahaa, satu sekolah pun tau kali
Uchi tentang Indra apalagi sahabatnya Dika kan aku berteman di facebook” ucap
Via. Oh?!! Ucap Uchi
Tak lama di tengah perjalanan
Uchi dan Via berpisah. rumah Uchi lumayan jauh dari sekolah jadi biasanya pulang sendirian. Di saat Uchi
menuju ke sebuah pohon, ia menulis kan sebuah kata “I LOVE YOU Indra” tak lama
Uchi menuliskan kata itu, dari belakang ada yang menutup mata Uchi tak tau itu
siapa. Ih , siapa yah?? Jangan macam macam deh, awas kalau aku tau bakal ku
hajar kamu. Tiba tiba aku lepas tangannya yang menutup mataku dan aku berbalik
ke dia tak ku sangka dia adalah Indra. Uchi pun tersipu malu dan mencoba
menyembunyikan apa yang dia tulis tadi. Eeh, apaan sih kamu nutup mataku tadi??
Ucap Uchi,” gak kok aku cuman mau ngerjain kamu?!!, tapi apaan sih yang kamu
smbunyikan itu coba aku liat(penasaran)” ucap Indra.” Gak ada apa apa kok” Ucap
Uchi. Liat donk kalau memang gak ada apa apa ucap Indra(mencoba melihat kata
kata yang di tulis kan Uchi). Karna segitu penasarannya Indra, Uchi pun jatuh
akibat Indra mondorongnya dan Indra pun kaget melihatnya kata kata yang di
tuliskan Uchi.
Sedangkan Uchi yang jatuh akibat Indra itu dia
menangis karna kakinya luka dan Uchi pun mengatakan kepada Indra “Maaf jika aku
mempunyai perasaan ini padamu dan jujur aku tak sanggup menyimpan perasaan ini
yang slalu menyiksa ku tak peduli kamu apa apa jawabanmu setelah kamu mengetahui
ini yang penting aku sudah lega mengungkapkannya. Indra pun terdiam dan tak tau
kalau Uchi segitunya dengan dia, Indra pun mencoba membantu Uchi yang jatuh
akibat terdorong tadi. “ sebenarnya aku juga cinta padamu dan terlalu sayang
padamu, mendengarkan ucapan itu Uchi menangis karna ia terlalu jauh dengan
kehidupan cintanya. Ia ingat bahwa dia tak yakin dengan keadaan nyatanya yang
suram yang tak mungkin Indra dapat bersamanya. Membawakannya saja sudah membuat
kita banjir air mata.
Di dalam renungan kesedihan Uchi,
Indra mencoba menghapus air mata Uchi dengan rasa sayangnya, tak sadar mereka tlah terjalin cinta tapi Indra
belum tau penyakit yang di derita Uchi bahkan dokter pribadi Uchi pun berusaha
mengetahui penyakitnya, itulah sebabnya Uchi slalu menyendiri dan menangis.
Tapi setelah Indra slalu membuat jengkel Uchi, Uchi pun dapat tersenyum lagi
dengan tingkah lakunya walau ia kadang benci tapi benci itu sekarang jadi
cinta.
Kebersamaan mereka hari demi hari
kian dekat bahkan waktu Uchi lupa minum obatnya karna ia tak ingin tegantung dengan bantuan obat obat itu
tapi Indra begitu sayang pada Uchi ia takut terjadi sesuatu pada Uchi. Indra
pun pulang ke rumah Uchi mengambil obat itu walau ia harus bolos di pelajaran
sebelumnya demi mengambil Obat Uchi. Indra begitu sayang sangat malahan pada
Uchi, dengan kelakuannya itu Indra sering di marahi oleh guru bahkan di beri
hukuman tapi Indra tak peduli mau di hukum, di marahi itu gak mempengaruhi dan
mengurangi rasa sayangnya kepada Uchi.
Hubungan mereka memang sudah di restui oleh
orang tua, tapi tak segitu gampang menjalin cinta mereka karna cinta itu pasti
ada masalahnya dan tak segampang ia fikirkan pasti kan mengalami berbagai hal begitu
juga persahabatan Uchi dan Via ternyata Via menyukai Indra kekasih sahabatnya.
Ia tak ingin hubungan Indra dan Uchi slalu menjadi panutan pasangan yang
romantis dan bahagia, ia mencoba menusuknya dari belakang.
Suatu saat Via mencoba mencelakaan Uchi dengan
menyiram zat berbahaya kepada Uchi dengan tak sengaja tapi untung Uchi tak apa
apa, malah Via sendiri hampir celaka akibat tindakannya sendiri. Tapi itu tidak
membuatnya kapok malah sewaktu di WC Via mencoba mengunci Uchi dalam keadaan
itu Uchi juga mengidap penyakit Asma, tiba tiba Asma Uchi kambuh tak lama Uchi
terjatuh di lantai tak sadarkan diri. Di keadaan lain Indra mencari cari Uchi
tapi tak ia temui, hampir seluruh sekolah ia kelilingi untuk mencari Uchi tapi
sama saja Indra belum ketemu Uchi, perasaan yang tak begitu baik yang di alami
Indra.
Seorang OB masuk ke WC wanita
untuk membersihkannya tapi saat masuk ke
Wc OB itu heran karna pintu WC itu terkunci di luar, setelah berusaha
membukanya pintu itu pun terbuka dan begitu herannya OB itu melihat Uchi pingsan
di lantai, OB itu keluar meminta bantuan kepada siswa lain tiba tiba Indra
datang dan menanyakan ada apa OB itu begitu panik tak ingin banyak bicara di
tariknya Indra masuk ke WC. Setelah indra melihat Uchi di dorongnya OB itu di
depannya ke sebuah Ember dan terjatuhlah kepala OB itu ke Ember karna begitu
kagetnya Indra melihat Uchi dgn keadaan pingsan di lantai Indra langsung menolong Uchi dan membawanya
ke UKS.
Begitu khwatirnya Indra dengan keadaan Uchi
yang lemah ta berdaya sudah setengah jam Uchi tak sadarkan diri denyut nadinya
pun lemah, melihat Uchi dengan keadaan itu Indra melarikan Uchi ke Rumah Sakit.
Di atas tempat tidur Uchi terbaring lemah dan mencoba melawan kritis yang di
jalaninya di sebelah Uchi, Indra duduk dengan memengang tangan Uchi, Indra
berkata “Ku mohon bangunlah(menangis), aku kan menemani mu sampai kapan pun dan
merawat mu selamanya tapi ku mohon bangunlah sayang(menangis)”.
Tiba tiba Indra merasa pundaknya di pegang
dari belakang, Indra pun menoleh ternyata Via(sahabatnya Uchi). “Oh sejak kapan
kita datang” ucap Indra, “baru saja kok
dan aku bawa buah buahan buat Uchi dan bawa juga makanan buat kita soalnya aku
dengar dengar dari orang tua kita, begitu juga dengan katanya Dika berapa hari
ini kita gak makan makan jadi aku bawa kan kita makanan” ucap Via, “Oh makasih
yah tapi gak usah repot repot bawa makanan segala ucap Indra”, gak apa apa kok
ini gak ngerepot kan sama sekali(tersenyum), oh ia bagaimana dengan keadaan
Uchi sekarang??? Ucap Via.
Keadaan yang tak ada perubahannya
aku tak tau harus apa lagi(menunduk sedih) ucap Indra, jangan sedih begitu
Indra kamu harus bangkit masa sih cowok gagah dan terkeren di sekolah cuman
cewek polos dan penyakitan yang kamu sayang dan cintai, coba lihat di sekitar
mu ada seseorang yang begitu mencintaimu dia rela ngelakuin apapun buat kamu
ucap Via,” apa maksud kamu bilang Uchi begitu memang Uchi polos karna dari
kepolosannya itulah membuat aku sayang dan aku cinta pada Uchi, dia menerima
kekurangan ku karna Aku tak butuh
seseorang sempurna mendampingiku tapi aku butuh seseorang yang membuat hidup ku
sempurna.” ucap Indra. dan di situlah Via makin suka kepada Indra tapi Indra tak
tau kalau Via sangat mencintai dirinya.
Berbulan
bulan Indra menemani Uchi yang Entah keadaan yang tak begitu menentu antara
mati dan hidup yang di alami uchi sekarang. Dan begitu juga Rasa cinta Indra
seakan goyah dengan keadaan ini yang membuat dirinya tega selingkuh dengan Via
sahabat pacarnya sendiri, tak tau dalam keadaan apa ARWAH Uchi keluar dari
tubuhnya dan melihat hubungan kekasihnya sendiri Indra selingkuh dengan
sahabatnya, ingin rasanya Uchi menangis di dalam rasa sakit yang di rasa kan
sekarang tapi rasa sakit itu tak mampu menghilangkan rasa sayang dan cintanya
Uchi yakin bahwa perasaannya ini hanya ujian di dalam hubungannya. Tiba tiba
ARWAH Uchi kembali kepada tubuhnya dan tak sengaja Indra melihat Air mata Uchi
terjatuh, dengan spontan Indra langsung meninggal kan Via dan langsung lari
menuju Uchi lalu menggenggam tangannya, tak lama Uchi sadar dan begitu kagetnya
Indra melihat Uchi yang memengang tangannya.
Tak sepatah kata pun Indra mampu mangatakan
kata kata yang keluar dari mulutnya, Uchi hanya mengatakan sesuatu kepada Indra
“ Aku tak peduli berapa persen pun kita selingkuh dari belakangku, Aku tetap
sayang dan cinta padamu “. Ucap Uchi. Begitu kagetnya Indra setelah Uchi tau
kalau dirinya tlah selingkuh dengan Via. Hanya satu jam permintaan Uchi
mengatakan perasaannya itu, tiba tiba Indra tak sadar kan diri setelah Uchi
mengucapkan rasa sayang dan cintanya kepada Indra. Uchi pun meninggal betapa
terpukulnya Indra melihat Uchi tlah meninggalkan dirinya untuk selamanya. Indra
hanya dapat menangis dan memeluk diri Uchi, dan begitu merasa bersalahnya ia
tlah selingkuhi Uchi dengan sahabat kekasihnya.
Hari demi hari Indra begitu tak
seceriah, happy dan sebawel dulu, difikiran Indra hanya Uchi dan Uchi. Ia ingin
hidup bersama Uchi walau harus melewati nyawa sendiri. Di Hari jadiannya yang
jatuh pada hari ini Indra ketempat Istimewa baginya karna tempat itu adalah
KENANGAN TERINDAH bersama Uchi. Indra tertidur dalam bangku di taman itu dan ia
tak tau jika di sampingnya ada ARWAH Uchi. Indra hanya pikir bahwa itu hanya
hayalannya tapi ia tersadar bahwa itu benar benar Uchi, Indra langsung menangis
dan mengatakan kepada Uchi”Ku mohon bawahlah aku bersama mu, karna Aku tak
sanggup hidup tanpa mu. “ Aku hanya masa lalu mu, Aku hanya kenanganmu tapi
Ingat Aku tak jauh darimu karna Aku slalu ada di Sini(nunjuk hati Indra),
disini aku kan Hidup bersamamu SELAMANYA…
Dan disitulah Indra merasa kagum tlah
memiliki kekasih yang begitu sempurna di hidupnya. “Makasih ya ALLAH tlah
menghadirkan ia walau hanya tinggal di ingatan ku dan di hatiku dan berikanlah
dia keindahan surgamu dan jadikanlah cinta kami abadi karna mu…
pengarang : sulfa uchy
https://www.facebook.com/sulfa.heartyou?fref=ts
pengarang : sulfa uchy
https://www.facebook.com/sulfa.heartyou?fref=ts

0 Komentar untuk "ketulusan kasih"